RSS Feed

hadist tentang dajjal

Posted by fariel354 Label:

HADIST TENTANG DAJJAL

Dari Fatimah binti Qois ia berkata: Saya sholat bersama Rasulullah, di shaf dibelakang kaum lelaki. Selesai sholat, Rasulullah duduk di mimbar sambil tertawa dan berkata: Hendaknya setiap orang tetap di tempat sholatnya. Kemudian sambungnya; Tahukah kalian mengapa aku kumpulkan disini? Mereka menjawab: Allah danRasul-Nya saja yang tau. Beliau menimpali: Sesungguhnya aku ini, demi Allah, tidak mengumpulkan kalian karena cinta atau benci, tetapi aku mengumpulkan kalian karena Tamin al-Dary seorang Nasrani datang, berbai’at kepadaku dan masuk islam dan bercerita kepadaku bahwa ia naik perahu laut bersama 30 orang lelaki pengidap kusta, dan digoncang ombak selama sebulan, kemudian mereka merapat ke sebuah pulau hingga menjelang terbenamnya matahari. Mereka duduk-duduk didekat perahu dan masuk kepulau itu, kemudian di temui binatang melata yang banyak rambutnya hingga tidak dapat diketahui mana muka mana belakangnya. Mereka bertanya,” siapa kamu?” Binatang itu berkata: saya adalah mata-mata. Mereka bertanya lagi: Mata- mata (kepada siapa)? Ia menjawab: Hai orang-orang, pergilah kalian kepada seorang lelaki ini di rumah seorang pendeta, ia akan memberitahukan kepada kalian tentang kerinduan (al-asywaq). Lalu kami pun pergi dengan cepat dan masuk kedalam rumah pandeta itu, dan ternyata kami mendapatinya seorang yang sangat agung yang kami belum pernah lihat sebelumnya. Kami bertanya: Siapa kamu? Ia menjawab: Kalian dapat mengetahuiku, maka beritahu dulu siapa kalian ini? Mereka menjawab: Kami adalah orang-porang Arab yang sedang menumpang kapal laut, dan gelombang air laut menggoncang kami hingga kami terdampar di pulau ini. Kemudian kami masuk kedalam pulau ini Dan kami terkejut serta tidak percaya mendapatimu seorang yang angker. Lelaki itu berkata: (Hai kalian) Katakanlah kepadaku tentang Nakhl Baysan (kota di Yordania). Kami jawab: apanya yang kami katakan? Katanya: saya Tanya kalian tentang pohon kurma apakah berbuah? Kami katakana : Ya. Hampir saja pohon itu tidak berbuah. Ia bertanya lagi: beritahu saya tentang Danau Thabriyah? Kami jawab: Apanya yang ingin kau ketahui? “Apakah didalamnya terdapat air?”, tanyanya. Kami jawab: Danau itu banyak airnya dan hampir saja surut. Ia bertanya lagi: Beritahu saya tentang air mata Zaghr. Kami bertanya: Apanya yang ingin engkau ketahui? Ia bertanya lagi: Apakah mata air itu masih menghasilkan air? Apakah penduduknya bercocok tanam dengan air itu? Kami jawab: “Ya” airnya banyak dan penduduknya bercocok tanam dengan air itu. Ia bertanya lagi: Beritahu saya tentang Nabi yang buta huruf , Apa yang dikerjakannya? Jawab kami: Ia telah meninggalkan Mekah dan tinggal di Yastrib. Ia bertanya lagi: Apakah bangsa Arab memeranginya? “Ya”, jawab kami. “Apa reaksinya?”, tanyanya lagi. Kami jawab: Ya. Ia lalu berkata: Memang lebih baik mereka mematuhinya, dan sekarang saya akan beritahu kepada kalian siapa saya ini. Saya adalah al-Masih (Dajjal), saya takut dianiaya, maka saya keluar. Saya berjalan di muka bumi, tidak ada suatu desa pun kecuali aku akan mendiaminya selama 40 malam selain Mekah dan Thayyibah. Keduanya diharamkan atasku, setiap kali aku akan memasuki salah satunya, aku dihadapkan pada malaikan yang ditangannya ada pedang yang mencegah untuk masuk. Setiap celahmasuk kedalamnya terdapat malaikat yang menjaganya.
Rasulullah bersabda: inilah Thayyibah, inilah Thayyibah, inilah Thayyibah, -yaitu Madinah- , bukankah saya menceritakan kepada kalian? Orang-orang menjawab: Betul. Saya terkejut dengan cerita Tamim karena sesuai dengan apa yang aku ceritakan kepada dirinya, Madinah dan Mekah.


ABOUT Hadist Dajjaal

From Fatima bint Qois he said: I am praying with the Prophet, in the rows behind the men. Finished the prayer, the Prophet sat on the dais as he laughed and said: Let every man remain in place sholatnya. Then he went on; Do you know why I collect here? They replied: Allah and His Messenger are tau. He replied: I am indeed, by Allah, do not collect you for the love or hate, but I gather you because Tamin al-Dary a Christian came and signed pledge allegiance to Islam and told me that he got into the boat the sea with 30 men people with leprosy, and rocked the waves for a month, then they were close to an island until near sunset. They were sitting near the boat and into the Islands, then on to meet a lot of reptiles hair that is not known where the back where the face. They asked, "Who are you?" The Beast said: I was a spy. They asked again: A spy (to whom)? He said: O people, you go to this man in the house of a priest, he will advise you of desire (al-asywaq). Then we went by quickly and pandeta into the house, and we found it was a very great one that we've never seen before. We ask: Who are you? He replied: You may know me, then tell anyone you had this? They said: We are the ones who are porang Arabs aboard ships, and sea waves unsettle us until we were stranded on the island. Then we went into this island and we were surprised and did not believe not find one that haunted. The man said: (O ye) Tell me about Nakhl Baysan (city in Jordan). We answered: what's so we say? He said: I asked you about whether fruiting palm trees? We katakana: Yes. Almost all the trees did not bear fruit. He asked again: tell me about Lake Thabriyah? We said: What you want to know? "Is there water in it?", He asked. We said: The lake is a lot of water and almost subsided. He asked again: Tell me about Zaghr tears. We asked: What you want to know? He asked again: Is it still springs produce water? Is farming population with water? We replied: "Yes" water lots and plant population with water. He asked again: Tell me about the unlettered Prophet, What's he doing? Our Answer: He has left Makkah and live in Yathrib. He asked again: Do the Arabs fight it? "Yes", we replied. "What was his reaction?", He asked again. We said: Yes. He then said: It's better they did, and now I will tell to you who I was. I was al-Masih (the Antichrist), I was afraid persecuted, so I quit. I walked the earth, no one except a village I'd lived in for 40 nights except Makkah and Thayyibah. Both are forbidden me, every time I would enter one of them, I was faced with the angels who have a sword in hand to prevent entry. Each celahmasuk therein are guarding angel.
The Prophet said: this is Thayyibah, this is Thayyibah, this is Thayyibah,-ie-Medina, did not I tell you? The people replied: Yes. I was surprised with Tamim's story because according to what I shared with him, Medina and Mecca.

0 komentar:

Poskan Komentar